Foundation untuk Kulit Berjerawat

Tips Memilih Foundation yang Bagus untuk Kulit Berjerawat

Duh, jerawat dimana – mana nih, padahal mimin mau kondangan temen nikahan *nah, mimin kapan nikah yakkk? Duh!* Mimin sempet galau nih sebenernya boleh nggak sih kulit berjerawat memakai foundation? Ada yang bilang kalau foundation bisa membuat wajah jerawatan. Tapi untungnya, mimin googling dulu sih buat nemuin jawaban yang klik.. Ternyata kalau kulit kamu lagi berjerawat, bisa kok diatasin dengan foundation yang tepat. Gimana caranya? Yuk langsung aja…

Seperti biasa, mimin akan menjelaskan terlebih dulu foundation itu apa.

Foundation atau yang biasa mimin sebut dengan foundi adalah salah satu jenis make up wajah yang dapat menutupi kekurangan wajahmu dengan sempurna sehingga tampak flawless. Formulanya yang coverage biasanya membuta formula foundation terasa thick, sehingga bisa menutupi pori-pori dan membuat jerawat. Formulanya yang tebal ini biasanya sering dihindari oleh orang yang memiliki berjerawat karena khawatir dengan formulanya. Lalu, tips memilih foundation yang tepat seperti ini :

  1. Hindari Foundation Padat atau Stick

Foundation padat atau stick yang memiliki formula yang lebih berat dan solid memang bisa menutupi jerawatmu dengan lebih sempurna. Namun, kulit jadi susah untuk bernafas. Ingat, long-wear foundiyang tebal biasanya riskan menyumbat pori-pori kulit. Foundation stick juga tak jauh beda karena kebanyakan mengandung acrylics yang sering digunakan sebagai zat pengikat. Kamu yang berjerawat sebaiknya menghindarinya karena acrylics dapat menutupi pori-pori dan memperparah wajah berminyak dan berjerawat.

  1. Hindari Formula yang Shimmery

Efek bercahaya yang dihasilkan foundi shimmery berasal dari kandungan Bismuth Oxychloride, yaitu pigmen dengan pearlescent finish yang banyak ditemukan pada bronzer, blush, dan eye shadow. Kandungan ini juga bisa memperburuk jerawat, khususnya cystic acne. Kalau kamu memang ingin make up bernuansa shimmery, kamu masih bisa memakainya. Namun pastikan untuk membersihkan wajah sampai bersih dua kali sehari, yaitu di pagi hari dan malam hari. Dengan begitu, residu makeup-mu dapat benar-benar terangkat dan tidak menyumbat pori-porimu.

  1. Hindari Foundation yang Mengandung Alkohol dan Parfum

Alkohol sering dipakai di dalam foundi untuk membantu foundi agar dapat terserap ke dalam kulit. Alkohol juga berfungsi sebagai astringent yang dapat mengurangi minyak di kulit wajah. Masalahnya, bahan ini juga dapat memicu kekeringan dan iritasi. Hal ini dapat menyebabkan kelenjar minyak hilang kendali dan menimbulkan noda di wajah. Kandungan alkohol yang harus diwaspadai adalah ethanol atau ethyl alcohol, denatured alcohol, methanol, isopropyl alcohol, SD alcohol, dan benzyl alcohol. Kalau kamu menemukan kandungan tersebut berada di bagian atas daftar kandungan foundi, artinya konsentrasinya cukup tinggi dan bisa memperparah jerawat.

  1. Pilih Tekstur Mattifying

Gunakanlah foundi yang kandungan utamanya oil-free dan air agar wajah tidak semakin berminyak. Formula yang mengandung minyak dapat memicu komedo, yang kemudian dapat berkembang menjadi jerawat. Lebih baik lagi kalau memilih foundi yang mengandung air karena dapat meminimalisir iritasi. Kamu juga bisa mencari produk foundi yang mencantumkan “non-comedomic” pada kemasannya.

  1. Pilih yang Mengandung Bahan Pencegah Jerawat

Ada foundi yang memang diperuntukkan bagi kulit berjerawat. Foundi tersebut mengandung bahan yang dapat mencegah dan memerangi jerawat, seperti kandungan salicylic acid. Salicylic acid memiliki khasiat anti inflamasi yang bisa menyingkirkan minyak berlebih dan sel-sel kulit mati dari permukan kulit wajah. Begitu juga dengan foundi yang mengandung dimethicone karena bahan ini mampu menyerap minyak berlebih dan meminimalisir penampakan pori-pori yang lebar. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat mengurangi kemerahan dan iritasi.

Nah.. sekarang kamu ga perlu khawatir lagi kan, girls…