Plester Jerawat

Memakai Plester Jerawat Ampuh atau Tidak?

Pimple patch, acne patch, atau yang lebih dikenal dengan sebutan plester jerawat, girls. Namun, benarkah plester jenis ini dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi jerawat kamu? Hmm, kita cari tahu jawabannya yuk langsung aja!
 

Pertama..

Kamu harus mengenali jenis jerawatmu terlebih dahulu. Umumnya, pustula atau yang seringkali disebut sebagai jerawat nasi ini merupakan jerawat yang paling ‘rajin mampir’ ke kulit yang berminyak. Jenis jerawat ini terbentuk dari tumpukkan sel kulit mati dan minyak berlebih yang tertimbun di pori kulit kemudian terkontaminasi bakteri hingga menimbulkan benjolan kecil kemerahan yang di tengahnya terdapat titik atau mata kecil berwarna putih.

Saat jerawat nasi mulai ‘menghiasi’ wajah, pasti rasanya gemas sekali ingin memencetnya. Alih-alih membuat kondisi jerawat membaik, justru kamu malah membuatnya makin parah. Bahkan bisa meninggalkan bekas hitam yang susah hilang. Ya memang sih, bagian mata putihnya hilang, tapi bagian kulit yang dipencet malah akan bolong dan berbekas lho!

Ketika kamu mulai ‘gatal’ untuk memencet jerawat, di saat itulah kamu memerlukan plester jerawat. Plester jerawat yang terbuat dari bahan hydrocolloid juga umum digunakan oleh setiap Rumah Sakit untuk melindungi luka. Meski bukan ‘barang baru’, plester bening ini dapat melindungi jerawat dari garukan tangan, debu dan kotoran. Selain itu, fungsi lainnya menyebutkan bahwa benda mini ini juga dapat menyerap cairan nanah di dalam jerawat yang kalau dipencet, sakitnya bukan main. Plester jerawat ini bisa jadi alternatif buat kamu yang hobi banget menceti jerawat.
 

Jangan terlalu berharap pada plester jerawat ini..

Menurut mimin, sebaiknya kamu tidak terlalu berharap pada plester ini jika jerawat yang kamu miliki masih berupa benjolan kecil kemerahan saja. Plester jerawat dapat bekerja maksimal jika jerawat kamu sudah matang. Yang dimaksud dengan maksimal di sini bukan menghilangkan jerawat sampai bersih ya, tapi hanya mengempeskan bengkak dan menyedot cairan nanah pada jerawat. Prosesnya pun terbilang cukup singkat, yakni sekitar 7 – 8 jam. Cukup tempelkan plester pada jerawat saat sebelum tidur, lalu tunggu hasilnya di pagi hari. Jika sudah mencobanya, apakah kamu merasa plester ini ampuh untuk mengatasi jerawat di wajah kamu?

Gimana artikel mimin hari ini? Cukup mengedukasi yaa tentang plester jerawat dan kegunaannya. Jadi jika kamu masih ragu-ragu mencobanya sebelum tahu apa itu plester jerawat dan kegunaanya, sekarang setelah tahu apa kamu masih ragu-ragu? 🙂