awet muda

Awet Muda dengan Makeup

Siapa sih yang nggak mau dibilang awet muda? Mimin aja mauuu bangettt :p Dengan usia yang menginjak pertengahan 20-an, masih disebut anak SMP atau SMA pasti rasanya seneng banget kan yaaa. Cewek manapun di Indonesia pasti bahagia dapat julukan seperti itu. Make up dapat membuat kita tampak lebih “dewasa” dan menawan, tapi jangan sampai salah mengaplikasikannya yaa ladies… Dengan riasan make up wajah kita bisa tampak lebih muda lhoo! Yuk langsung aja mimin kasih tau gimana sih caranya…
 

CONCEALER! Yap! Salah satu rahasia wajah awet muda yaitu makeup yang flawless. Yuk kenakan concealer dari sekarang!

Wajah bisa terlihat awet muda salah satu rahasianya karena wujudnya make up yang flawless atau tanpa cela. Dengan make up yang flawless, berarti wajahmu nggak akan terlihat tua. Untuk itu, kamu perlu gunakan concealer pada bagian wajah tertentu saja. Misalnya daerah kulit yang belang, berjerawat, atau di bawah pipi. Kamu dapat oleskan perlahan ke daerah wajah lainnya.
 

Pakai foundation itu perlu. Tapi, cukup di beberapa bagian wajah saja

Menggunakan foundation itu memang baik untuk membuat make up tahan lama. Tapi, karena kamu ingin menampilkan kesan awet muda, maka tak harus berulang kali memoleskannya. Bahkan, nggak perlu menyeluruh pada kulit wajah. Kamu cukup poleskan pada beberapa bagian dengan menggunakan jari, lebih bagus jika kamu poleskan juga CC cream atau BB Cream.
 

Untuk menjaga make up tahan lama dan bikin wajah cerah, tentu polesan bedak harus dilakukan 

Bedak itu penting agar wajah terlihat makin cerah. Tak perlu tebal, gunakan seperlunya saja senatural mungkin. Karena kunci dari awet muda yakni kecantikan alami kamu. Pilih bedak sesuai jenis dan warna kulit ya jangan asal mengikuti trend.
 

Jangan malas pakai blush on kalau mau terlihat imut

Biasanya wajah yang tampak awet muda itu identik dengan rona pipi yang memerah. Tentu saja hal ini tak terlepas dari hasil dari gunakan blush on. Warna pink lembut adalah ciri khas baby face, namun tak dipungkiri jika kamu harus menyesuaikan dengan warna kulit juga. Gunakan dari bagian tengah pipi secara perlahan dan melebar. Jangan sampai berlebihan.
 

Buatlah alis matamu senatural mungkin agar kesan baby face memang nyata

Kamu harus ikhlas nggak perlu mengikuti tren alis yang kini jauh dari sisi imut seorang cewek. Alis tebal yang dimodifikasi oleh pensil alis sama sekali bukan ciri-ciri baby face. Jika menginginkan baby face look, maka kamu dapat membentuk alis senatural mungkin. Cukup pakai pensil alis mengikuti bentuk alismu tipis saja, lalu gunakan maskara bening untuk merapikannya.
 

Jangan lebay memakai eyeliner !

Sejak dulu nggak ada baby face look pakai eyeliner tebal. Untuk itu, kamu gunakan eyeliner secara tipis saja. Selain itu, mempertegas dan mencerahkan area mata juga dapat melalui eyeshadow berwarna natural yang cocok dengan kulit. Begitupun dengan bagian bawah mata yang bisa kamu aplikasikan eyeshadow juga dengan garis tipisnya yang secara perlahan mengikuti garis mata.
 

Gunakan tampilan baby lips dengan pakai lipbalm saja. Jika ingin lipstik, pakai nude color ya

Menciptakan baby lips nggak perlu bibir tebal dan menggoda. Cukup gunakan lipbalm, maka bibirmu dapat terlihat imut. Toh, warna-warna lipbam kini beragam bisa lebih memudahkan kamu memilih warna terbaik pada bibir. Jika memang tetap ingin pakai lipstik, sebisa mungkin gunakan secara tipis saja dengan pemilihan warna nude sesuai kulit.

Mau usia berapapun, asal menerapkan 7 langkah tadi sepertinya impiamu untuk punya baby face look makin bisa terealisasi. Kuncinya yaitu pakai kosmetik nggak perlu tebal dan senatural mungkin. Yuk coba kita aplikasiin ! Hihihi…

makeup untuk berenang

Makeup untuk Berenang di Pantai

Bulan Juli adalah bulan di tengah tahun yang cukup identik dengan liburan. Ya kannnn… Mimin maklum deh, kalau ada dari kamu yang ngerasa udara sedang panas-panasnya, rasanya ingin kabur ke pantai dan main air. Nah, bagi kamu yang berencana getaway ke pantai untuk berenang cantik, jangan lupa bawa peralatan ‘tempur’ yang sesuai ya, mulai dari tabir surya dan produk-produk makeup dengan formula waterproof. Eh, tunggu dulu. Sebenarnya pakai makeup untuk berenang bagus tidak ya? Atau, malah tidak dianjurkan? Hmm, coba simak plus-minus di artikel ini dehh jika kamu memutuskan menggunakan makeup untuk berenang.
 

Plus-Minus Makeup Untuk Berenang

1. Formula yang Tak Bagus Bisa Membuat Makeup Luntur

Tak hanya berenang, bahkan hanya terpercik air saja beberapa produk makeup seperti maskara atau eyeliner, bisa luntur. Kalau kamu ga membawa produk makeup yang tepat, lupakan saja menggunakan makeup untuk berenang. Gunakan saja tabir surya dan lip balm dengan SPF. Namun, lain halnya jika kamu hanya ke pantai untuk main pasir atau main air (tanpa nyemplung loh yaaa), makeup akan aman tanpa ada risiko meleleh dan membuat wajah kamu belang-belang.
 

2. Makeup Bisa Menyumbat Pori

Hmmm.. Meski tampaknya bermain air membuat kulit kamu lembab, namun ada bahaya yang kayaknya kamu lupakan deh. Setelah bermain air di pantai, kebanyakan orang akan leyeh-leyeh dulu di pinggir pantai. Entah itu untuk berjemur atau untuk minum-minum sambil menatap ombak. Suhu yang panas dan lembap bisa mengundang keringat namun terhalang oleh makeup kamu, apalagi yang formulanya waterproof. Air asin dan kotoran pun menempel dan bisa menyumbat pori. Nah loooo..
 

3. Foundation Menjadi Kanvas Tepat Untuk Kuman, Bakteri, dan Kotoran

Duhhh! Sama halnya dengan berenang di kolam renang, foundation adalah wadah sempurna untuk segala hal yang ada di air. Jika di kolam renang yang ‘gemar’ menempel di kulit adalah klorin, maka di laut gantian air asin dan berbagai bakteri, kuman, serta kotoran. Air asin memang bisa membuat kulit kamu menjadi kering dan kulit bibir menjadi yang pertama kali terlihat. Memakai makeup atau tidak, segera bilaslah tubuh kamu dengan air bersih segera setelah selesai berenang di pantai untuk menyingkirkan air asin dan segala kotoran ini.
 

4. Foundation Bisa Jadi Pelindung Kulit

Meski begitu, menggunakan makeup untuk berenang ke pantai punya manfaat juga. Jika di poin 3, foundation bisa menjadi wadah bagi air asin dan berbagai kuman, hal ini juga berlaku ganda. Karena terhalang makeup, terutama jika formula waterproof-nya bagus banget, air asin dan kotoran tersebut tidak sampai bersentuhan dengan kulit.
 

5. Kulit Lebih Lembab

Jika sebelum menggunakan makeup, kamu menggunakan pelembab dan tabir surya, maka bersyukurlah karena setidaknya kulit kamu cukup terlindungi. Berlama-lama di bawah teriknya sinar matahari bisa membuat kulit kamu kering dan cenderung dehidrasi. Kondisi ini juga bisa mengundang jerawat hingga kulit yang mengelupas parah. Makeup akan menahan efek langsung sinar matahari dan menjaga pelembap tetap bertahan di kulit. Bayangkan jika kulit kamu polos tanpa perlindungan apa pun. Hiiii~
 

6. Berguna Untuk Selfie Sempurna

Nah, yang satu ini pasti kamu bangettttt. Momen liburan yang seru dan pemandangan yang sangat cantik rasanya sayang banget yahhh kalau kita ngga selfie… Apalagi jika kamu membawa kamera tahan air untuk merekam kegiatan kamu berenang di dalam air. selfie pun jadi lebih sempurna! Namun ingat, pilih makeup yang punya formula waterproof yang bagus ya!

umur kadaluarsa

Umur Kadaluarsa Kosmetik

Hallo, girls.. Ngga bisa kita pungkiri bahwa kosmetik telah menjadi bagian yang penting dalam kehidupan wanita yah. Penggunaan kosmetik yang cocok dapat membantu menutupi kekurangan wajah dan menonjolkan kelebihan dari wajah, sehingga pemakainya kelihatan lebih cantik, setuju ya? Tapi, ternyata kamu juga harus memperhatikan umur kadaluarsa dari kosmetik yang kamu punya loh! Mengapa? Karena kosmetik dapat kedaluarsa. Nah looo… Dan zat yang digunakan sebagai pengawet pada kosmetik setelah jangka waktu tertentu akan habis atau tidak memberikan manfaat lagi. Pada saat inilah kosmetik dikatakan kedaluarsa. Padahal nih kadang – kadang saat kita liat kosmetik belum habis, kita merasa sayang untuk membuangnya. Ya kan? Girls, jika kosmetik tersebut sudah kedaluarsa dan tetap kamu pakai, dapat menyebabkan dampak yang merugikan untuk wajah, misalnya kulit menjadi alergi, gatal, merah, atau bengkak. Hilangnya fungsi pengawet, menyebabkan banyak kuman yang berkembang biak dan merusak kosmetik sehingga memberikan efek negatif untuk wajah.
 

Hmmm… Secara umum, umur kedaluarsa kosmetik seperti berikut :

  • Lipstick dan lipgloss mempunyai umur kadaluarsa sekitar 2 – 3 tahun
  • Alas bedak atau foundation mempunyai umur kadaluarsa sekitar 1 – 2 tahun
  • Bedak juga mempunyai waktu kadaluarsa sekitar 1 – 2 tahun
  • Blush on hanya mempunyai waktu kadaluarsa sekitar 4 – 6 bulan
  • Sedangkan maskara mempunyai waktu kadaluarsa sekitar 3 – 6 bulan
  • Begitu pula dengan eye shadow juga mempunyai waktu kadaluarsa sekitar 3 – 6 bulan

Nah, ternyata selain hilangnya fungsi pengawet setelah jangka waktu tertentu, adapula yang menyebabkan kedaluwarsa jenis kosmetik tertentu tidak sama. Beberapa faktor lainnya yang menjadi penyebab kedaluwarsa tiap jenis kosmetik berbeda-beda antara lain adalah bahan pembuat kosmetik, cara pemakaian kosmetik dan cara penyimpanan kosmetik. Berikut ini beberapa faktor penyebab kedaluwarsa kosmetik berbeda-beda :
 

  1. Bahan Pembuat Kosmetik

Kosmetik berbentuk cream (misalnya blush on) lebih cepat kedaluwarsa dibandingkan bentuk bubuk padat. Kosmetik yang berbahan dasar air umurnya lebih sedikit dari kosmetik yang berbahan dasar minyak.
 

  1. Cara Penggunaan Kosmetik

Pemakaian kosmetik dengan menggunakan kuas lebih tahan lama dibandingkan bila langsung digunakan ke wajah atau bila menggunakan jari. Hal ini disebabkan adanya kontak langsung dari anggota tubuh yang dapat menyebarkan kuman pada kosmetik.
 

  1. Penyimpanan Kosmetik

Bila disimpan dalam tempat yang sejuk dan tertutup rapat dapat mengurangi jumlah kuman yang masuk dalam kosmetik sehingga umur kosmetik dapat lebih lama.

Nah, sebaiknya kamu juga membuang kosmetikmu jika kosmetik yang kamu punya sudah mulai berubah warna, pecah-pecah membentuk butiran, atau bila berbau. Hal ini mengindikasikan bahwa kosmetik sudah lama dan kedaluwarsa. Ingatlah, bahwa wajah lebih penting daripada tetap menggunakan kosmetik kedaluarsa yang berdampak buruk.. hihihi…

foundation yang tepat

Foundation Yang Tepat Untukku

Foundation atau foundi merupakan sebagai salah satu makeup dasar, foundi memiliki peranan yang cukup vital dalam mengaplikasikan makeup. Tidak mau kan wajahmu terlihat putih seperti topeng, atau tampak semakin berminyak karena memakai foundation yang tidak tepat? Lalu, bagaimana langkah memilih foundation yang tepat? Setelah kemarin mimin bahas artikel foundation untuk kulit berjerawat, sekarang mimin akan bahas artikel berikutnya mengenai langkah-langkah memilih foundation yang tepat untuk kamu. Yuk, simak langkah-langkah yang mimin tulis!

Langkah Pertama Untuk Memilih Foundation Yang Tepat..

  1. Ketahui Kebutuhanmu

Nah, kamu harus tahu kebutuhan kulitmu. Apa jenis kulitmu? Masalah apa yang sering terjadi pada kulitmu? Apakah kulitmu cenderung kering atau berminyak? Apakah kamu mencari hasil akhir matte atau berkilau? Kamu bisa membuat catatan kecil mengenai apa saja yang kamu inginkan untuk membantumu mencari foundation yang tepat untuk kamu. Catatan kecil ini bisa menjadi pengingatmu nanti ketika menemukan begitu banyak jenis produk yang ditawarkan, dan tidak tahu harus mulai dari mana.
 

Langkah Kedua..

  1. Mulai Mencari

Setelah mengetahui apa saja yang kamu inginkan dan butuhkan melalui catatan kecil tadi, sekarang saatnya mencari. Mulailah dengan browsing foundation yang tepat sesuai kategori dari catatanmu. Pakailah kata kunci yang lebih spesifik untuk mempercepat pencarianmu. Misalnya saja, foundation matte untuk kulit berminyak, atau foundi ringan terbaik. Lihatlah merk-merk, komposisi, serta detail lain yang sesuai dengan kebutuhanmu. Setelah itu, catat produk mana yang ingin kamu coba. Untuk mulai menggunakan produk baru, cara terbaik adalah langsung mencobanya. Dengan begitu kamu bisa melihat warna aslinya (apakah lebih terang atau gelap), dan teksturnya ketika diaplikasikan.
 

Langkah Ketiga Yang Perlu Diperhatikan Untuk Memilih Foundation Yang Tepat..

  1. Bawa Foundation Lamamu Jika Ingin Ganti

Jika kamu sudah memiliki foundi yang cocok dengan kulitmu, tapi kamu ingin mencoba formula atau warna baru, jangan lupa untuk membawa foundi lamamu. Tujuannya adalah agar kamu bisa membandingkannya dengan poduk baru yang ingin kamu coba secara langsung.
 

Langkah Keempat..

  1. Gunakan Cahaya Alami

Pencahayaan lampu bisa menipu. Oleh sebab itu, lihatlah hasil foundi yang kamu coba di luar ruangan dengan cahaya alami. Kalau terlalu kuning, pink, putih,atau berat, cobalah warna atau merk lain. Foundi yang tepat seharusnya terlihat mulus alami, apapun pencahayaannya.
 

Langkah Terakhir Dalam Pemilihan Foundation Yang Tepat Untuk Kamu..

  1. Mintalah Contoh Produk

Mencoba berbagai macam foundi dalam sehari bisa membuatmu bingung. Apalagi biasanya kesan pertama kali memakai produk baru akan berbeda dengan kesan ke dua dan seterusnya. Jangan sampai kamu menyesal sesampainya di rumah. Mintalah contoh foundi yang kamu sukai jika memungkinkan. Cobalah selama 1 minggu sebelum memutuskan produk mana yang kamu pilih. Dengan demikian, kamu bisa melihat efeknya ketika dipakai. Apakah foundi tersebut cepat luntur? Bagaimana jika terkena keringat? Bagaimana jika dikombinasikan dengan bedak dan concealer? Tampak seperti apa di foto? Dan hal penting lainnya yang tidak bisa  kamu ketahui kalau tidak mencobanya.

Nah, cukup membantu kan artikel mimin hari ini?

foundation untuk kulit berjerawat

Foundation untuk Kulit Berjerawat

Duh, jerawat dimana – mana nih, padahal mimin mau kondangan temen nikahan *nah, mimin kapan nikah yakkk? Duh!* Mimin sempet galau nih sebenernya boleh nggak sih kulit berjerawat memakai foundation? Ada yang bilang kalau foundation bisa membuat wajah jerawatan. Tapi untungnya, mimin googling dulu sih buat nemuin jawaban yang klik.. Ternyata kalau kulit kamu lagi berjerawat, bisa kok diatasin dengan foundation untuk kulit berjerawat yang tepat. Gimana caranya? Yuk langsung aja…
 

Apa itu Foundation?

Seperti biasa, mimin akan menjelaskan terlebih dulu foundation itu apa.
Foundation atau yang biasa mimin sebut dengan foundi adalah salah satu jenis make up wajah yang dapat menutupi kekurangan wajahmu dengan sempurna sehingga tampak flawless. Formulanya yang coverage biasanya membuta formula foundation terasa thick, sehingga bisa menutupi pori-pori dan membuat jerawat. Formulanya yang tebal ini biasanya sering dihindari oleh orang yang memiliki berjerawat karena khawatir dengan formulanya.
 

Tips Memilih Foundation Untuk Kulit Berjerawat Yang Tepat

Lalu, tips memilih foundation yang tepat seperti ini :

  1. Hindari Foundation Padat atau Stick

Foundation padat atau stick yang memiliki formula yang lebih berat dan solid memang bisa menutupi jerawatmu dengan lebih sempurna. Namun, kulit jadi susah untuk bernafas. Ingat, long-wear foundiyang tebal biasanya riskan menyumbat pori-pori kulit. Foundation stick juga tak jauh beda karena kebanyakan mengandung acrylics yang sering digunakan sebagai zat pengikat. Kamu yang berjerawat sebaiknya menghindarinya karena acrylics dapat menutupi pori-pori dan memperparah wajah berminyak dan berjerawat.
 

  1. Hindari Formula yang Shimmery

Efek bercahaya yang dihasilkan foundi shimmery berasal dari kandungan Bismuth Oxychloride, yaitu pigmen dengan pearlescent finish yang banyak ditemukan pada bronzer, blush, dan eye shadow. Kandungan ini juga bisa memperburuk jerawat, khususnya cystic acne. Kalau kamu memang ingin make up bernuansa shimmery, kamu masih bisa memakainya. Namun pastikan untuk membersihkan wajah sampai bersih dua kali sehari, yaitu di pagi hari dan malam hari. Dengan begitu, residu makeup-mu dapat benar-benar terangkat dan tidak menyumbat pori-porimu.
 

Lanjut..

  1. Hindari Pemilihan Foundation untuk Kulit Berjerawat yang Mengandung Alkohol dan Parfum

Alkohol sering dipakai di dalam foundi untuk membantu foundi agar dapat terserap ke dalam kulit. Alkohol juga berfungsi sebagai astringent yang dapat mengurangi minyak di kulit wajah. Masalahnya, bahan ini juga dapat memicu kekeringan dan iritasi. Hal ini dapat menyebabkan kelenjar minyak hilang kendali dan menimbulkan noda di wajah. Kandungan alkohol yang harus diwaspadai adalah ethanol atau ethyl alcohol, denatured alcohol, methanol, isopropyl alcohol, SD alcohol, dan benzyl alcohol. Kalau kamu menemukan kandungan tersebut berada di bagian atas daftar kandungan foundi, artinya konsentrasinya cukup tinggi dan bisa memperparah jerawat.
 

  1. Pilih Tekstur Foundation yang Mattifying

Gunakanlah foundi yang kandungan utamanya oil-free dan air agar wajah tidak semakin berminyak. Formula yang mengandung minyak dapat memicu komedo, yang kemudian dapat berkembang menjadi jerawat. Lebih baik lagi kalau memilih foundi yang mengandung air karena dapat meminimalisir iritasi. Kamu juga bisa mencari produk foundi yang mencantumkan “non-comedomic” pada kemasannya.
 

  1. Pilih yang Mengandung Bahan Pencegah Jerawat

Ada foundi yang memang diperuntukkan bagi kulit berjerawat. Foundi tersebut mengandung bahan yang dapat mencegah dan memerangi jerawat, seperti kandungan salicylic acid. Salicylic acid memiliki khasiat anti inflamasi yang bisa menyingkirkan minyak berlebih dan sel-sel kulit mati dari permukan kulit wajah. Begitu juga dengan foundi yang mengandung dimethicone karena bahan ini mampu menyerap minyak berlebih dan meminimalisir penampakan pori-pori yang lebar. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat mengurangi kemerahan dan iritasi.

Nah.. sekarang kamu ga perlu khawatir lagi kan, girls…

foundation vs bb cream

Foundation vs BB Cream vs CC Cream

Girls, setelah kemarin mimin membahas istilah make up, kalian juga pasti sudah tidak asing lagi dengan produk-produk kosmetik ini : Foundation vs BB Cream vs CC Cream hingga DD Cream. Tetapi apakah kamu masih merasa bingung dan tidak bisa membedakan manfaat serta kegunaan dari produk-produk tersebut ? Nah, sebelum kamu mencoba produk tersebut, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu manfaatnya sehingga ladies lebih mudah memilih yang sesuai kebutuhan. Yap hari ini mimin akan menjelaskan perbandingan foundation vs BB Cream vs CC Cream…
 

  1. Foundation

Foundation adalah alas bedak yang berbentuk cair atau ada juga yang berbentuk padat. Teksturnya yang kental dan pekat sehingga dia mampu menutupi kekurangan pada wajah dengan sangat baik. Foundation banyak digunakan untuk orang yang ingin tampil dengan tingkat make up yang tebal dan tahan lama, karena produk ini mampu membuat bedak menjadi lebih awet. Selain itu, foundation dapat melembabkan wajah yang kering dan meratakan warna kulit yang belang. Dengan berbagai jenis gradasi warna yang dapat digunakan untuk sehari-hari pada jenis kulit berbeda. Karena tingkat coverage-nya sangat tinggi, maka foundation cocok menjadi pilihan untuk Anda yang ingin pergi ke pesta atau acara formal.
 

  1. BB Cream (Blemish Balm / Beauty Balm Cream)

Konsep awal BB cream tercipta pada tahun 1950-an ketika seorang dermatologis asal Jerman bernama Dr. Christine Schrammek menciptakan salep untuk pasiennya setelah menjalani perawatan pengelupasan kulit wajah. Ternyata krim itu tidak hanya memperhalus dan melindungi kulit, namun juga menutup kemerahan pada wajah. Kemudian produk tersebut dijual dengan nama blemish balm atau BB cream.
BB cream memiliki tekstur lebih ringan dari foundation, namun lebih pekat dibandingkan pelembab berwarna. BB cream kadang mengandung SPF, namun bahan utamanya adalah antioksidan yang membantu melindungi kulit terhadap radikal bebas dan kerusakan dari polusi. Jadi, sangat cocok digunakan sehari-hari karena hasilnya sangat alami seperti tidak memakai apapun tapi mampu menutup kekurangan wajah dengan baik. Dengan kata lain fungsinya hampir sama seperti foundation tetapi formulanya lebih ringan.
 

  1. CC Cream (Color Correcting / Complexion Corrector)

Lalu, CC cream atau dikenal sebagai Color Correcting atau Complexion Corrector formulanya lebih ringan dibanding BB cream atau foundation. Sebagian besar CC cream memiliki tekstur krim lembut yang sangat ringan dan halus.
Konsep dibalik CC cream adalah menyamarkan perbedaan warna kulit pada wajah, kemerahan, dan hiperpigmentasi dengan menambahkan bahan lycopene untuk membantu mengurangi kemerahan dan memberikan nutrisi vitamin C agar wajah tampak bercahaya.
Jika Anda memiliki permasalahan wajah seperti warna kulit yang tidak rata, garis-garis halus, kerutan, atau kemerahan dan iritasi, CC cream dapat membantu & hasilnya bisa lebih efektif dibandingkan BB cream.
 

Masih Bingung Perbandingan Foundation vs BB Cream vs CC Cream?

Nah, jika kamu bingung untuk memilih memakai yang mana, mimin akan lebih dalam lagi menjelaskannya..

BB cream untuk konsumen dengan usia yang lebih muda, tidak membutuhkan koreksi warna untuk wajah, dan puas dengan pulasan tipis secara instan, serta manfaat SPF yang terkandung di dalamnya. BB cream tidak menutupi pori-pori atau memperburuk permasalahan yang ada pada kulit wajah, maupun tidak memperbaiki secara signifikan. Seorang konsultan kosmetika menyebutkan BB cream terkonsentrasi pada tujuan memperhalus.

Sementara CC cream membantu mengatasi berbagai masalah kulit wajah secara menyeluruh, seperti kemerahan atau pigmentasi, tapi tidak seberat alas bedak. Cocok untuk kulit orang yang lebih dewasa dengan kondisi yang semacam itu. Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk memaksimalkan CC cream adalah dengan menggunakannya sebagai lapisan pertama sebelum menggunakan foundation. Dengan ini, kamu dapat menampilkan warna kulit yang indah sekaligus memberikan manfaat anti-penuaan dan menjaga kelembapan.

Nah, sudah jelas kan artikel foundation vs BB cream vs CC cream kali ini?