malas membersihkan makeup

Malas Membersihkan Makeup

Hai hai haii… Kamu capek donk habis kumpul – kumpul keluarga, atau yang liburan ini… Kalo udah capek, malem ketemu kasur.. Duhhhh kumat deh malas membersihkan makeup nya… Ya kannn? Padahal, makeup yang kamu poleskan untuk menunjang penampilan selama seharian beraktivitas itu perlu dibersihkan, lho. Mengapa? Karena kandungan bahan kimia yang sebenarnya nggak mengkhawatirkan, bisa berubah jadi membahayakan. Wajahmu yang semula mulus dan terlihat cerah, lambat laun dapat menyeramkan gara-gara malas membersihkan makeup.

Untuk itu, supaya kulit wajahmu tetap terjaga kemulusan dan kesehatannya, mimin kasih dehhhh hal-hal apa saja yang terjadi pada kulitmu saat riasan masih menempel…
 

Akibat Malas Membersihkan Makeup

1. Kulit jadi gampang iritasi dan infeksi karena tumpukan bahan kimia dari makeup

Tidur dengan wajah penuh make up bikin kulit wajahmu mudah iritasi dan infeksi. Lambat laun riasan yang kian menumpuk bikin polutan (debu & kotoran) yang menempel pada wajah tak bisa hilang. Alhasil, polutan dan make up bikin kulit wajahmu jadi gampang iritasi dan infeksi. Jangan heran kalau wajahmu mudah memerah dan terasa perih, terutama saat terkena terik matahari.
 

2. Bibir kering, pecah-pecah, dan lama-lama berwarna gelap karena efek lipstik yang nggak dihapus

Lipstik memang menjadi salah satu make up yang sangat diandalkan. Tanpa harus memoleskan bedak atau eyeshadow, penampilanmu terlihat cerah berkat warna-warna cantik dari lipstik. Sayangnya, jika lipstik tak kamu hapus seharian hingga tertidur, maka bibirmu bisa kering dan pecah-pecah. Bahkan, warna alami bibirmu pun akan berubah menjadi gelap.
 

3. Kamu akan mengalami peradangan kulit parah akibat BB cream dan foundation yang masih menempel

Siapa sangka kalau BB cream dan foundation bisa jadi bencana? Make up yang awalnya mempercantik penampilan malah bikin wajahmu buruk. Hal ini karena bahan kimianya yang tak dihapus bisa memicu peradangan kulit.

Cara membersihkan riasan dengan BB Cream dan foundation pun butuh beberapa tahapan, seperti:

  • bersihkan wajah dengan cleanser dan kapas pelan-pelan sampai benar-benar bersih
  • cuci muka dengan face wash dengan gerakan memutar di seluruh permukaan wajah
  • lanjutkan dengan mengaplikasaikan toner dengan kapas sambil menepuk-nepuknya perlahan

Make up dengan BB Cream dan foundation tergolong riasan berat, jadi membersihkannya pun nggak boleh sembarangan kalau wajahmu nggak mau dipenuhi jerawat.
 

4. Area mata bisa gatal-gatal, bahkan bulu mata bisa rontok karena eyelashes palsu selalu dipakai

Bulu mata lentik dan tebal bikin kau terlihat wow dan nggak kalah cetar sama Syahrini. Tapi, cukup gunakan bulu mata palsu ketika memang lagi butuh saja. Misalnya saat kondangan atau acara penting lainnya. Jika cuma acara biasa, maskara juga cukup, kok.

Hal ini untuk menghindari kelelahan yang bikin kamu malas untuk melepas bulu mata palsu. Sebab, kalau nggak kamu copot, area sekitar mata akan gatal-gatal, bahkan bulu mata aslimu bisa rontok. Ini tentu bahaya buat matamu sendriri.
 

5. Wajahmu jadi mudah berjerawat dan kulit nggak cerah

Kandungan bahan kimia yang tercampur dengan debu dan polutan bikin wajah jadi mudah berjerawat. Hal ini juga menyebabkan kulitmu jadi terlihat kusam karena pori-pori tersumbat dan bikin sirkulasi minyak alami pada kulit nggak berjalan lancar. Oleh karena itu, minimal kamu rutin mencuci muka dua kali sehari agar kotoran-kotoran tadi nggak bersarang di kulit wajahmu.

Selelah apapun kamu kalau bisa tak lupa menghapus make up. Demi kesehatan dan kemulusan wajahmu tetap terjaga, yuk hilangkan rasa malas bersihkan wajah dari sekarang.

plester jerawat

Plester Jerawat

Pimple patch, acne patch, atau yang lebih dikenal dengan sebutan plester jerawat, girls. Namun, benarkah plester jenis ini dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi jerawat kamu? Hmm, kita cari tahu jawabannya yuk langsung aja!
 

Pertama..

Kamu harus mengenali jenis jerawatmu terlebih dahulu. Umumnya, pustula atau yang seringkali disebut sebagai jerawat nasi ini merupakan jerawat yang paling ‘rajin mampir’ ke kulit yang berminyak. Jenis jerawat ini terbentuk dari tumpukkan sel kulit mati dan minyak berlebih yang tertimbun di pori kulit kemudian terkontaminasi bakteri hingga menimbulkan benjolan kecil kemerahan yang di tengahnya terdapat titik atau mata kecil berwarna putih.

Saat jerawat nasi mulai ‘menghiasi’ wajah, pasti rasanya gemas sekali ingin memencetnya. Alih-alih membuat kondisi jerawat membaik, justru kamu malah membuatnya makin parah. Bahkan bisa meninggalkan bekas hitam yang susah hilang. Ya memang sih, bagian mata putihnya hilang, tapi bagian kulit yang dipencet malah akan bolong dan berbekas lho!

Ketika kamu mulai ‘gatal’ untuk memencet jerawat, di saat itulah kamu memerlukan plester jerawat. Plester jerawat yang terbuat dari bahan hydrocolloid juga umum digunakan oleh setiap Rumah Sakit untuk melindungi luka. Meski bukan ‘barang baru’, plester bening ini dapat melindungi jerawat dari garukan tangan, debu dan kotoran. Selain itu, fungsi lainnya menyebutkan bahwa benda mini ini juga dapat menyerap cairan nanah di dalam jerawat yang kalau dipencet, sakitnya bukan main. Plester jerawat ini bisa jadi alternatif buat kamu yang hobi banget menceti jerawat.
 

Jangan terlalu berharap pada plester jerawat ini..

Menurut mimin, sebaiknya kamu tidak terlalu berharap pada plester ini jika jerawat yang kamu miliki masih berupa benjolan kecil kemerahan saja. Plester jerawat dapat bekerja maksimal jika jerawat kamu sudah matang. Yang dimaksud dengan maksimal di sini bukan menghilangkan jerawat sampai bersih ya, tapi hanya mengempeskan bengkak dan menyedot cairan nanah pada jerawat. Prosesnya pun terbilang cukup singkat, yakni sekitar 7 – 8 jam. Cukup tempelkan plester pada jerawat saat sebelum tidur, lalu tunggu hasilnya di pagi hari. Jika sudah mencobanya, apakah kamu merasa plester ini ampuh untuk mengatasi jerawat di wajah kamu?

Gimana artikel mimin hari ini? Cukup mengedukasi yaa tentang plester jerawat dan kegunaannya. Jadi jika kamu masih ragu-ragu mencobanya sebelum tahu apa itu plester jerawat dan kegunaanya, sekarang setelah tahu apa kamu masih ragu-ragu? 🙂

bahan alami

Bahan Alami Penyelamat Wajah

Untuk wanita, kulit wajah sangat rentan karena hampir setiap hari tertutupi oleh make up baik bedak, lipstik, blush on, dan sebagainya. Bener ga sih menurut kamu ? Bedak menjadi lapisan yang paling bayak menempel pada kulit wajah. Padahal kulit wajah juga perlu bernafas sama seperti bagian tubuh lainnya. Jika terus seperti ini bisa menyebabkan masalah pada kulit wajahmu seperti iritasi, jerawat, gatal, wajah kemerahan, dan yang paling parahnya kanker kulit loh….Untuk itu, perhatikan jenis kosmetik yang kamu gunakan dan pastikan terbuat dari bahan yang aman bagi kulit. Selain itu untuk mencegah timbulnya penyakit pada wajah sebaiknya setelah menggunakan make up segera dibersihkan agar tidak membebabani kulit wajahmu. Ada beberapa cara membersihkan sisa make up pada wajah dengan bahan alami yaitu :
 

Bahan Alami ‘Penyelamat Wajah’

1. Pakai susu murni. Kandungannya membuat kulit lembut dan sehat berseri

Wajah memiliki kulit yang lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit pada bagian tubuh lainnya. Untuk itu jangan mencuci wajah dengan cairan pembersih sebelum sisa make up nya dibersihkan karena hal itu akan membuat wajah menjadi lembab dan memungkinkan untuk tumbuhnya bakteri. Bersihkan dahulu wajah kamu dengan menggunakan susu karena susu memiliki kandungan yang bagus untuk kulit. Setelah itu baru kamu harus membilasnya dengan air atau menggunakan cairan pembersih yang cocok dengan jenis kulit, karena setiap orang tidak memiliki jenis kulit wajah yang sama, ada kulit berminyak, kulit kering dnan kulit normal.
 

2. Kandungan nutrisi dalam mentimun

Mentimun merupakan salah satu jenis sayuran yang digunakan untuk bahan makanan. Ternyata, mentimun juga bisa dijadikan masker wajah untuk menghapus sisa make up pada wajah, lho. Caranya kupas mentimun terlebih dahulu lalu parut atau blender hingga halus. Kemudian gunakan kapas yang sudah dioleskan pada parutan mentimun tadi dan mulailah membersihkan wajahmu. Lakukan sampai benar benar bersih. Kandungan antioksidan pada mentimun akan menjaga wajah kamu dari bakteri penyebab wajah berjerawat.
 

3. Minyak Zaitun menutrisi, melembabkan sekaligus mencerahkan kulit wajah secara natural

Minyak zaitun adalah bahan alami yang juga bisa digunakan untuk menghapus riasan make up pada wajahmu. Caranya cukup mengoleskan minyak zaitun pada wajah kamu denngan dipijat pijat lembut agar sisa make up -nya luntur lalu diamkan hingga beberapa menit. Lalu bersihkan dengan air. Sisa make up pada wajah kamu akan hilang seluruhnya.
 

4. Madu

Madu memiliki sifat lengket sehingga bisa mengangkat kotoran ataupun sel kulit mati pada wajahmu. Caranya sangat mudah kamu bisa mengoleskan madu pada wajah kamu secara merata sebagai masker lalu diamkan beberapa saat lalu cuci dengan air hangat. Dijamin segala jenis kotoran termasuk sisa make up pada wajah kamu akan terangkat sehingga wajah anda kembali bersih.
 

5. Vitamin C dalam jeruk nipis pun mampu mengusir minyak dan komedo

Jeruk nipis memiliki sifat asam yang melarutkan. Untuk menghapus sisa make up pada wajah cukup dengan mengambil air perasan jeruk nipis lalu oleskan pada wajah dengan menggunakan kapas. Lakukan seperti kamu sedang membersihkan wajah dengan cairan pembersih wajah yang biasa anda gunakan. Selain membersihkan jeruk nipis akan membuat wajahmu menjadi lebih cerah dan sehat
 

6. Baby oil

Kulit wajah sangat mirip dengan kulit bayi. Jadi kamu bisa menggunakan minyak bayi untuk menghapus make up pada wajah kamu. Caranya tinggal oleskan minyak bayi pada kapas lalu usapkan pada wajah. Hal ini akan membuat sisa make up pada wajah anda terangkat sehingga menjadi lebih bersih.

Yapppp !! Itulah beberapa cara alami yang bisa kamu gunakan untuk menghapus sisa riasan make up pada wajah anda. Ingat bahwa wajah memiliki jenis kulit yang sensitive jadi memerlukan perawatan khusus untuk menjaganya. Tetap utamakan menggunakan bahan yang alami.

skin care

Skin Care – Hentikan Penggunaannya

Hai, Girls… Sekarang banyak banget yah review menarik tentang produk skin care seringkali membuat kita tergiur buat mencoba. Bahkan, beberapa dari kita kerap mengabaikan harga dan ingredients dari produk skin care tersebut karena benar-benar sudah terlanjur tertarik dengan iming-iming yang dibaca. Padahal, tidak semua bahan baku dari produk skin care cocok dengan jenis kulit, lho. Apalagi, jika kamu memiliki jenis kulit sensitif, pasti harus lebih teliti lagi, kan?

Kita perlu mengawali dengan tahu jenis dan kebutuhan kulit, serta memperkaya pengetahuan dengan rajin mencari tahu tentang bahan-bahan yang cocok maupun tidak untuk kulit. Nah, jika kamu gak mau masalah kulit makin bertambah, lebih baik hentikan pemakaian produk skin care yang kamu gunakan jika tanda-tanda berikut mulai muncul.
 

Tanda-Tanda Skin Care Tidak Cocok

1. Kulit terasa gatal

Rasa gatal merupakan salah satu reaksi yang muncul jika kulit kamu tidak cocok dengan suatu produk. Biasanya, kulit yang terasa gatal disebabkan oleh sensitivitas formula skin care, misalnya saja fragrance. Kalau sudah begitu, lebih baik pemakaiannya dihentikan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan masalah kulit lainnya. Selain itu, produk skin care yang mengandung fragrance juga kurang cocok dipakai untuk jenis kulit sensitif dan berjerawat. Nah, jika hal ini terjadi pada kamu, jangan pernah coba menggaruknya dengan kuku ya, kalau tak ingin kulit menjadi lecet. Hentikan pemakaian dan jika sudah lewat dari beberapa hari masih terasa gatal, segera konsultasi ke dokter kulit.
 

2. Muncul kemerahan pada kulit

Reaksi lain yang muncul akibat tidak cocok dengan suatu produk skin care adalah ruam kemerahan pada kulit. Masalah seperti ini biasanya sering menghampiri jenis kulit sensitif. Tapi, tak jarang juga kulit normal ikut mengalaminya. Salah satu kandungan yang berpotensi membuat kemerahan pada wajah adalah retinol. Kandungan ini sebenarnya baik untuk menyamarkan flek hitam di kulit. Namun, jika dosisnya terlalu berlebihan, retinol malah akan memicu timbulnya efek samping yang cukup agresif. Selain itu, tak jarang, kemerahan pada kulit juga sering dibarengi dengan rasa panas yang cukup mengganggu.
 

3. Kulit menjadi kering dan terasa ketarik

Kamu juga perlu menghentikan pemakaian skin care jika kulit wajah berubah menjadi kering. Beberapa produk skin care kerap menggunakan alkohol sebagai bahan campuran ingredients-nya. Sebenarnya, kandungan ini nih yang jadi pemicu utama timbulnya masalah kulit kering. Selain itu, kadar alkohol yang terlalu tinggi juga berpotensi membuat kulit wajah kamu terasa seperti ketarik. Duhhhhhh..

Ada dua hal yang menyebabkan kulit mengalami pengelupasan, yakni karena reaksi alergi atau bisa juga karena efek samping dari kandungan produknya yang sedang bekerja. Beberapa produk skin care terkadang memang memiliki efek samping seperti ini. Agar tak membuat penggunanya merasa panik, biasanya mereka mencantumkannya pada setiap kemasannya. Namun, jika tidak menemukan keterangan efek samping apapun, sebaiknya kamu harus waspada. Hentikan pemakaian produk skin care agar kulit kamu tidak makin menipis.
 

5. Timbul Jerawat

Nah, kalo ini sudah pasti kulit kamu ga cocok yaaa… Kamu pernah dengan istilah breakout? Istilah ini memang sering digunakan dalam dunia kecantikan saat kulit mengalami masalah parah seusai mencoba produk skin care tertentu, mulai dari komedo hingga ke berbagai jenis jerawat yang sifatnya meradang. Mungkin, salah satu penyebabnya berasal dari kandungan yang terkandung di dalam suatu produk. Dalam dunia kosmetik, silikon sering disebut sebagai dimethicone. Nah, produk-produk yang mengandung silikon memang memiliki tekstur yang ringan dan lembut saat pertama kali diaplikasikan. Namun, produk ini ternyata juga bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan timbulnya jerawat.

Nah, gimana girls? Udah tau kan gejala apa aja yang terlihat kalau kamu ga cocok pake produk skin care? Langsung hentikan yahhh kalau timbul gejala-gejala yang seperti mimin jelaskan.

kegunaan es batu

Kegunaan Es Batu

Girls, pengen donk punya kulit wajah yang halus dan bebas dari masalah… Bahkan, ada yang  sampai rela menghabiskan biaya yang nggak sedikit untuk melakukan perawatan kecantikan di salon hanya untuk mendapatkan kulit wajah yang halus dan berseri. Nah, kali ini mimin akan bahas mengenai kegunaan es batu untuk kecantikan kulit wajah kamu 😉

Padahal, ada cara yang lebih simpel dan relatif murah untuk membuat kulit wajah yang terawat. Dari sekian banyak bahan alami, es batu adalah salah satu yang punya banyak khasiat untuk kecantikan kulit wajah. Bukan hanya memberikan sensasi dingin dan menyegarkan pada wajah saja, kegunaan es batu juga dapat meredam masalah kulit yang timbul sehingga penampilanmu terlihat lebih menawan. Mau tau apa saja kegunaan es batu yang bisa kamu dapatkan? Yuk langsung aja simak artikel mimin hari ini!
 

Kegunaan Es Batu Untuk Kecantikan

1. Solusi bagi pemilik wajah berminyak, sensasi dinginnya akan menekan produksi minyak di wajah

Nah, nyambung banget sama artikel kemarin yang pernah mimin tulis tentang kulit berminyak! Ini nih solusi murah gampang yang bisa kamu jadikan terapi untuk menjaga sel-sel lemak agar berada di bawah kontrol dan mengurangi produksi minyak. Caranya mudah kok, kamu tinggal mengompres wajah dengan es batu secara rutin.
 

2. Jangan dulu gunakan obat apalagi memencet jerawat, mengoleskan es batu ampuh atasi masalah ini

Masalah wajah berjerawat sering muncul tanpa diduga, biasanya karena kurangnya ketelatenan untuk membersihkan wajah atau efek hormon yang sedang memuncak. Saat wajahmu sedang berjerawat, coba untuk mengurangi intensitas make up kamu. Beri ruang untuk ‘si jerawat’ agar bisa hilang lebih cepat. Caranya, pijat pelan bagian yang terkena jerawat dengan menggunakan es batu yang telah dibungkus kain bersih selama 10-15 menit. Cara ini bisa mengurangi inflamasi akibat jerawat serta membantu mengempiskannya. Lakukan langkah ini setiap hari menjelang tidur.
 

3. Membantu menghilangkan noda bekas jerawat

Saat jerawat mulai kempis dan hilang, belum tentu bekasnya juga akan ikut menghilang sehingga menimbulkan bekas hitam di wajah. Noda bekas jerawat ini juga lumayan menyebalkan karena memang lama hilangnya. Nah, dengan es batu, menghilangkan noda bekas jerawat di wajah akan jauh lebih cepat. Caranya rutin mengompres wajah menggunakan es  selama 15 menit. Es akan memudarkan noda bekas jerawat secara perlahan.
 

4. Sensasi dingin juga dipercaya membantu mengecilkan pori-pori kulit wajah sehingga wajah akan tampak lebih halus

Kamu yang bermasalah dengan jerawat dan kulit berminyak, biasanya pori-pori wajah yang besar juga menjadi kendala. Jika nggak bersih saat membersihkan wajah, kotoran akan tetap menempel di wajah sehingga wajah lebih rentan berjerawat. Oles dan pijatkan es batu secara langsung pada wajah selama beberapa menit. Jika konsisten melakukannya setiap hari, pori-pori akan mengecil dan wajah pun menjadi halus.
 

5. Mengatasi lingkaran hitam di sekitar mata atau mata panda

Mata panda biasanya dialami oleh kamu yang memiliki pola tidur yang kurang teratur. Kurangnya jam istirahat bisa memicu kelelahan dan stres sehingga menimbulkan mata panda. Cukup seduh teh hijau kemudian bekukan hingga menjadi es batu. Bungkus es batu teh hijau ini di dalam kain bersih dan usapkan perlahan-lahan ke area kantung mata. Niscaya, lingkaran bawah mata akan memudar.
 

6. Membuat make up tahan lebih lama

Biasanya, make up yang cepat luntur disebabkan karena produksi minyak yang berlebih lantaran pori-pori besar di wajah. Untuk menyiasatinya, oleskan wajahmu terlebih dulu dengan es batu sebelum berdandan. Selain membuat wajah jadi lebih fresh, efek dingin yang diberikan bisa membuat pori-pori pada kulit mengecil dan produksi minyak pada wajah jadi berkurang, sehingga make up yang kamu pakai jadi bisa bertahan lebih lama.
 

7. Es batu juga bisa digunakan sebagai pelembap yang melembutkan dan mencerahkan bibir

Bibir yang terlihat cerah, kenyal dan lembut tentu akan menunjang penampilan. Bibir yang terlihat gelap terjadi karena beberapa faktor, seperti paparan sinar matahari, kebiasaan merokok, serta gaya hidup yang nggak sehat. Untuk membantu mengatasi bibir kusam, kamu bisa memanfaatkan es batu. Caranya dengan mengusapkan es batu secara rutin pada bibir. Maka secara perlahan bibir akan nampak lebih cerah, kenyal dan lembut.

Nah, perawatan kecantikan menggunakan es batu sangat mudah untuk diaplikasikan dan yang pasti jauh dari kata mahal. Kamu nggak perlu keluar uang banyak untuk mendapatkan wajah yang segar, sehat, dan halus, bukan?

jenis jerawat

Jenis Jerawat

Jerawat, nggak akan ada habisnya kalau membahas problem wajah yang satu ini. Setuju kann? Kamu pun pasti pernah dibuat kesal dengan kemunculan jerawat di wajah kamu.. Selain berbagai faktor penyebab, seperti perubahan hormon, kurangnya asupan vitamin serta kurang menjaga kebersihan wajah, ada banyak hal tentang jerawat yang harus diketahui oleh kamu. Karena ada beberapa jenis jerawat yang berbeda, beda lohh cara penanganannya…
 

Lalu apa aja sih jenis jerawat yang perlu kamu ketahui?

  1. Whiteheads

Whiteheads biasa dikenal juga dengan istilah komedo tertutup atau komedo putih. Disebut komedo tertutup karena whiteheads terjadi di bawah permukaan kulit. Sesuai dengan namanya, jenis ini tampak seperti benjolan kecil dengan tampilan warna putih. Whiteheads sendiri terjadi karena tersumbatnya pori-pori wajah oleh sel kulit mati, kotoran, bakteri maupun minyak berlebih. Walau terlihat memiliki “isi” putih di dalamnya, jerawat jenis ini tidak bisa dikeluarkan isinya karena tidak memiliki “mata”.
 

  1. Blackheads

Blackheads dikenal sebagai komedo terbuka dengan tampilan bintik hitam, atau sering disebut juga dengan komedo hitam. Jenis ini terjadi karena tersumbatnya pori-pori wajah akibat minyak berlebih, sel kulit mati dan bakteri. Saat kotoran yang menyumbat di dalam pori-pori ini muncul ke atas permukaan kulit maka terjadi proses oksidasi sehingga timbul tampilan kulit berbintik hitam. Untuk mengatasi blackheads Anda bisa menggunakan produk dengan kandungan BHA seperti salicylic acid atau betaine salicylate yang mampu membersihkan kulit sampai ke dalam pori-pori.
 

Jenis Jerawat Lainnya…

  1. Papula

Papula ya girls… Bukan papila loh… hehehe… Papula merupakan fase lanjutan dari jerawat komedo yang sudah mengalami peradangan dan biasanya bisa dilihat dari benjolannya yang berwarna merah. Namun tidak ada tampilan puncak berwarna putih karena tipe ini tidak mengandung nanah. Papula terjadi saat jerawat jenis komedo tidak diobati hingga akhirnya dinding kelenjar yang terinfeksi meletus dan menyebabkan percampuran sebum dan bakteri yang menembus kulit sekitarnya. Hindari untuk memencet jerawat ini ya, karena selain tidak ada nanah, bisa jadi malah akan semakin meradang.
 

  1. Pustula

Jenis ini merupakan langganan yang memancing jari tangan untuk beraksi di kulit wajah. Pustula ini memiliki tampilan seperti benjolan yang serupa dengan papula, namun di bagian puncaknya terdapat titik putih yang berupa nanah. Biasanya, jenis ini akan terasa sakit jika disentuh. Pilihan terbaik untuk jenis ini adalah dengan menggunakan acne treatment atau mengunjungi dokter kulit jika merasa diperlukan. Penting untuk mengobatinya dengan segera karena jika dibiarkan akan menyebar dan membuat peradangan lebih luas.
 

  1. Nodula

Jika kamu memiliki jerawat berukuran besar, memerah, yang terus bertahan sampai berbulan-bulan, bisa jadi kamu memiliki nodula.  Kondisi ini terjadi saat terjadi peradangan yang tidak hanya terjadi di atas permukaan tapi juga di bawah permukaan kulit. Cara penanganan paling baik adalah berkonsultasi kepada dokter kulit yang memang ahlinya karena nodula membutuhkan perawatan intensif untuk menghindari peradangan yang lebih parah.

Nah, jika wajah kamu berjerawat, pastikan dulu yah jerawat mana yang ada di muka kamu.. Sehingga kamu ngga salah dalam menanganinya !

macam concealer

Macam Concealer Yang Perlu Kamu Ketahui

Hei hei heiii…. Setelah kalian membaca beberapa artikel dari mimin tentang concealer, kalian pernah nemuin concealer yang warna – warni ga, girls? Hijau, kuning, ungu gitu? Hihihi… Kayak macam warna pelangi aja yah…. Nah, kalo kalian pernah menemukan banyak warna dalam concealer, kalian tau ngga fungsinya apa aja dari warna – warna tersebut? Kalo kalian ngga tau, kebetulan banget mimin hari ini akan share tentang macam concealer dan fungsinya! Yuk langsung aja….
 

Concealer Itu Untuk Apa sih Min? Dan Apa Aja Macam Concealer?

Pada intinya, concealer berguna untuk mengoreksi noda-noda pada wajah agar hasil riasan terlihat mulus dan merata kok… Mimin mulai dari….
 

Concealer Warna Netral/Beige/Krem

Macam concealer yang pertama adalah warna krem muda atau yang dekat dengan warna kulit, dapat digunakan untuk menutup bekas jerawat, noda hitam, dan mata panda. Warna ini bisa juga digunakan untuk highlight di sekitar mata agar lebih bersih dan segar. Bagi kamu yang tidak memiliki banyak noda hitam yang perlu dikoreksi, concealer warna ini bisa kamu gunakan sebagai primer sebelum menggunakan foundation, lho.
 

Concealer Warna Hijau

Warna hijau hadir dengan warna hijau muda atau hijau pupus. Warna ini berguna untuk menyamarkan area redness atau kemerahan. Biasanya concealer ini dipakai untuk jerawat yang sedang meradang, kulit memerah, hingga jerawat batu.
 

Concealer Warna Ungu

Sedangkan warna ungu, berguna untuk memberikan efek cerah pada kulit yang kusam. Kamu bisa meratakan warna kulit yang belang dengan mengoleskan concealer ungu tipis-tipis secara merata. Concealer ungu juga bisa digunakan untuk mengoreksi makeup yang tone warnanya terlalu warm atau gelap.
 

Concealer Warna Oranye

Concealer warna oranye, digunakan untuk memberikan efek cerah pada area kulit yang gelap, misalnya sekitar bibir, hidung, ataupun mata. Concealer ini juga bisa digunakan untuk counturing. Kamu bisa mengaplikasikannya di hidung, tulang pipi, pelipis dan juga dagu untuk mempertegas bentuk rahang pada makeup yang akan kamu aplikasikan.
 

Concealer Warna Putih

Warna putih digunakan untuk highlight pada tulang alis dan tulang pipi agar terlihat semakin menonjol. Kamu juga bisa menggunakan warna ini untuk mata bagian luar dan dalam agar mata terlihat lebih lebar dan bersinar. Hanya saja, kamu perlu berhati-hati mengaplikasikan warna putih, terlebih lagi jika kamu memiliki kulit gelap ataupun sawo matang. Terlalu tebal mengaplikasikan concealer putih dapat menyebabkan kulitmu terlihat belang, atau justru pucat.
 

Concealer Warna Kuning

Warna kuning digunakan untuk menutupi bekas luka lebam keunguan atau biru. Ini juga bisa digunakan jika kamu memiliki urat vena atau pembuluh darah yang terlihat nyata di beberapa bagian wajahmu.
 

Concealer Warna Pink

Pada dasarnya, warna concealer ini adalah campuran dari warna oranye, merah dan kuning. Concealer pink sangat cocok untuk menutupi noda hitam di sekitar mata dan bibir secara natural. Terlebih lagi, bagi kamu yang memiliki rona kulit putih, concealer pink adalah jawaban yang tepat.

Nah, cukup banyak yah ternyata warna concealer dan kegunaanya juga berbeda-beda ! Gimana? Sudah ngerti kan girls?

foundation untuk kulit berjerawat

Foundation untuk Kulit Berjerawat

Duh, jerawat dimana – mana nih, padahal mimin mau kondangan temen nikahan *nah, mimin kapan nikah yakkk? Duh!* Mimin sempet galau nih sebenernya boleh nggak sih kulit berjerawat memakai foundation? Ada yang bilang kalau foundation bisa membuat wajah jerawatan. Tapi untungnya, mimin googling dulu sih buat nemuin jawaban yang klik.. Ternyata kalau kulit kamu lagi berjerawat, bisa kok diatasin dengan foundation untuk kulit berjerawat yang tepat. Gimana caranya? Yuk langsung aja…
 

Apa itu Foundation?

Seperti biasa, mimin akan menjelaskan terlebih dulu foundation itu apa.
Foundation atau yang biasa mimin sebut dengan foundi adalah salah satu jenis make up wajah yang dapat menutupi kekurangan wajahmu dengan sempurna sehingga tampak flawless. Formulanya yang coverage biasanya membuta formula foundation terasa thick, sehingga bisa menutupi pori-pori dan membuat jerawat. Formulanya yang tebal ini biasanya sering dihindari oleh orang yang memiliki berjerawat karena khawatir dengan formulanya.
 

Tips Memilih Foundation Untuk Kulit Berjerawat Yang Tepat

Lalu, tips memilih foundation yang tepat seperti ini :

  1. Hindari Foundation Padat atau Stick

Foundation padat atau stick yang memiliki formula yang lebih berat dan solid memang bisa menutupi jerawatmu dengan lebih sempurna. Namun, kulit jadi susah untuk bernafas. Ingat, long-wear foundiyang tebal biasanya riskan menyumbat pori-pori kulit. Foundation stick juga tak jauh beda karena kebanyakan mengandung acrylics yang sering digunakan sebagai zat pengikat. Kamu yang berjerawat sebaiknya menghindarinya karena acrylics dapat menutupi pori-pori dan memperparah wajah berminyak dan berjerawat.
 

  1. Hindari Formula yang Shimmery

Efek bercahaya yang dihasilkan foundi shimmery berasal dari kandungan Bismuth Oxychloride, yaitu pigmen dengan pearlescent finish yang banyak ditemukan pada bronzer, blush, dan eye shadow. Kandungan ini juga bisa memperburuk jerawat, khususnya cystic acne. Kalau kamu memang ingin make up bernuansa shimmery, kamu masih bisa memakainya. Namun pastikan untuk membersihkan wajah sampai bersih dua kali sehari, yaitu di pagi hari dan malam hari. Dengan begitu, residu makeup-mu dapat benar-benar terangkat dan tidak menyumbat pori-porimu.
 

Lanjut..

  1. Hindari Pemilihan Foundation untuk Kulit Berjerawat yang Mengandung Alkohol dan Parfum

Alkohol sering dipakai di dalam foundi untuk membantu foundi agar dapat terserap ke dalam kulit. Alkohol juga berfungsi sebagai astringent yang dapat mengurangi minyak di kulit wajah. Masalahnya, bahan ini juga dapat memicu kekeringan dan iritasi. Hal ini dapat menyebabkan kelenjar minyak hilang kendali dan menimbulkan noda di wajah. Kandungan alkohol yang harus diwaspadai adalah ethanol atau ethyl alcohol, denatured alcohol, methanol, isopropyl alcohol, SD alcohol, dan benzyl alcohol. Kalau kamu menemukan kandungan tersebut berada di bagian atas daftar kandungan foundi, artinya konsentrasinya cukup tinggi dan bisa memperparah jerawat.
 

  1. Pilih Tekstur Foundation yang Mattifying

Gunakanlah foundi yang kandungan utamanya oil-free dan air agar wajah tidak semakin berminyak. Formula yang mengandung minyak dapat memicu komedo, yang kemudian dapat berkembang menjadi jerawat. Lebih baik lagi kalau memilih foundi yang mengandung air karena dapat meminimalisir iritasi. Kamu juga bisa mencari produk foundi yang mencantumkan “non-comedomic” pada kemasannya.
 

  1. Pilih yang Mengandung Bahan Pencegah Jerawat

Ada foundi yang memang diperuntukkan bagi kulit berjerawat. Foundi tersebut mengandung bahan yang dapat mencegah dan memerangi jerawat, seperti kandungan salicylic acid. Salicylic acid memiliki khasiat anti inflamasi yang bisa menyingkirkan minyak berlebih dan sel-sel kulit mati dari permukan kulit wajah. Begitu juga dengan foundi yang mengandung dimethicone karena bahan ini mampu menyerap minyak berlebih dan meminimalisir penampakan pori-pori yang lebar. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat mengurangi kemerahan dan iritasi.

Nah.. sekarang kamu ga perlu khawatir lagi kan, girls…