bibir kering

Bibir Kering dan Pecah

Lagi – lagi mimin mau bahas tentang bibir atau lips nih, girls… Bibir yang menarik dan sehat akan menunjang kecantikan wajah, maka dari itu, kesehatan lips kita harus selalu dijaga. Nah, masalah yang umumnya terjadi pada bibir adalah bibir kering dan pecah-pecah. Hal ini tentu dapat merusak kecantikan wajah donk. Lips yang pecah mudah terluka dan menimbukan rasa sakit. Bila keadaan ini tidak diobati, dapat menyebabkan infeksi pada bibir. Bagi wanita, cracky lips membuat lipstik yang dipakai tidak menempel dengan baik sehingga dapat mengganggu penampilan. Oleh karena itu, apa saja penyebab bibir kering dan pecah-pecah? Lalu bagaimana cara pencegahan bibir kering dan pecah-pecah? Yuk langsung aja ke artikel mimin hari ini…
 

Kenali dulu penyebab bibir kering dan pecah-pecah

Untuk dapat mengatasi masalah bibir kering dan pecah-pecah, kita perlu mengetahui apa saja penyebabnya. Penyebabnya antara lain sebagai berikut:

  • Polusi udara dan debu
  • Perubahan suhu yang dapat membuat lips kamu tidak dapat beradaptasi sehingga menyebabkan cracky lips
  • Makanan yang terlalu asam atau asin
  • Merokok, kebiasaan minum kopi atau minuman alkohol
  • Kurangnya konsumsi buah atau sayuran
  • Kurang minum air
  • Menggunakan kosmetik yang bahan kimianya terlalu keras atau karena alergi terhadap kosmetik tertentu
  • Pasta gigi yang mengandung banyak detergen
  • Kebiasaan menjilat bibir dengan air liur

 

Cara mencegah bibir kering dan pecah-pecah

Nah, setelah kita mengetahui penyebab cracky lips, hendaknya kita juga melakukan pencegahan agar kita tidak merasakan cracky lips yang dapat membuat kita kurang percaya diri. Beberapa cara untuk mencegah cracky lips antara lain sebagai berikut :
 

  1. Gunakan Lipbalm yang mengandung tabir surya dan pelembab

Sinar matahari merupakan salah satu faktor penyebab keringnya lips sehingga penggunaan tabir surya pada lips menjadi penting. Begitu juga dengan pelembab yang diperlukan agar kelembapan tetap terjaga saat melakukan aktivitas seharian.
 

  1. Pilih lipstick yang sesuai dan mengandung pelembab

Saat membeli kosmetik, perhatikan kandungannya. Pilih kosmetik atau lipstik yang mengandung emollient dan berbahan alami serta mengandung pelembab.
 

  1. Basahi bibir saat merasa kering dengan air putih

Membasahi lip jangan dengan menjilati bibir, karena dalam air liur terdapat kelenjar dan enzim yang dapat membuat iritasi pada lip sehingga lips akan semakin kering. Cukup gunakan air putih atau minum segelas air putih untuk membasahi bibir.
 

Masih nyimak kan girls? 😀

  1. Minum 8 gelas air putih setiap hari

Hal ini dapat mencegah terjadinya dehidrasi yang dapat membuat dried lips.
 

  1. Bersihkan lipstick sebelum tidur

Sisa lipstik dapat dibersihkan menggunakan sikat gigi yang lembut dan lip scrub untuk menyikat bibir dengan gerakan memutar selama beberapa menit. Dapat pula menggunakan handuk lembut yang dicelupkan ke dalam air hangat untuk membersihkan bibir.
 

  1. Konsumsi sayur dan buah

Pilih sayur dan buah yang mengandung vitamin C, B, E dan mineral. Kadar air yang terdapat pada bibir juga membantu tubuh terhindar dari dehidrasi.
 

  1. No rokok dan no alkohol

Bahan kimia yang terdapat pada rokok dapat menyebabkan warna hitam pada lips kita loh. Sedangkan alkohol dapat membuat dehidrasi yang berakibat dried lips.
 

  1. Oleskan lipbalm sebelum tidur

Selain menggunakan lip balm yang dijual, kamu dapat menggunakan madu sebagai lipbalm yang dapat memberikan nutrisi pada lips kita.

Nah, dengan kamu mengetahui penyebab masalah dried lips dan cracky lips serta bagaimana cara pencegahannya, sekarang tentunya kamu akan lebih memperhatikan organ tubuh yang mungil di wajah kamu ini kannn. Dan wajah cantik mempesona akan menjadi milikmu!

umur kadaluarsa

Umur Kadaluarsa Kosmetik

Hallo, girls.. Ngga bisa kita pungkiri bahwa kosmetik telah menjadi bagian yang penting dalam kehidupan wanita yah. Penggunaan kosmetik yang cocok dapat membantu menutupi kekurangan wajah dan menonjolkan kelebihan dari wajah, sehingga pemakainya kelihatan lebih cantik, setuju ya? Tapi, ternyata kamu juga harus memperhatikan umur kadaluarsa dari kosmetik yang kamu punya loh! Mengapa? Karena kosmetik dapat kedaluarsa. Nah looo… Dan zat yang digunakan sebagai pengawet pada kosmetik setelah jangka waktu tertentu akan habis atau tidak memberikan manfaat lagi. Pada saat inilah kosmetik dikatakan kedaluarsa. Padahal nih kadang – kadang saat kita liat kosmetik belum habis, kita merasa sayang untuk membuangnya. Ya kan? Girls, jika kosmetik tersebut sudah kedaluarsa dan tetap kamu pakai, dapat menyebabkan dampak yang merugikan untuk wajah, misalnya kulit menjadi alergi, gatal, merah, atau bengkak. Hilangnya fungsi pengawet, menyebabkan banyak kuman yang berkembang biak dan merusak kosmetik sehingga memberikan efek negatif untuk wajah.
 

Hmmm… Secara umum, umur kedaluarsa kosmetik seperti berikut :

  • Lipstick dan lipgloss mempunyai umur kadaluarsa sekitar 2 – 3 tahun
  • Alas bedak atau foundation mempunyai umur kadaluarsa sekitar 1 – 2 tahun
  • Bedak juga mempunyai waktu kadaluarsa sekitar 1 – 2 tahun
  • Blush on hanya mempunyai waktu kadaluarsa sekitar 4 – 6 bulan
  • Sedangkan maskara mempunyai waktu kadaluarsa sekitar 3 – 6 bulan
  • Begitu pula dengan eye shadow juga mempunyai waktu kadaluarsa sekitar 3 – 6 bulan

Nah, ternyata selain hilangnya fungsi pengawet setelah jangka waktu tertentu, adapula yang menyebabkan kedaluwarsa jenis kosmetik tertentu tidak sama. Beberapa faktor lainnya yang menjadi penyebab kedaluwarsa tiap jenis kosmetik berbeda-beda antara lain adalah bahan pembuat kosmetik, cara pemakaian kosmetik dan cara penyimpanan kosmetik. Berikut ini beberapa faktor penyebab kedaluwarsa kosmetik berbeda-beda :
 

  1. Bahan Pembuat Kosmetik

Kosmetik berbentuk cream (misalnya blush on) lebih cepat kedaluwarsa dibandingkan bentuk bubuk padat. Kosmetik yang berbahan dasar air umurnya lebih sedikit dari kosmetik yang berbahan dasar minyak.
 

  1. Cara Penggunaan Kosmetik

Pemakaian kosmetik dengan menggunakan kuas lebih tahan lama dibandingkan bila langsung digunakan ke wajah atau bila menggunakan jari. Hal ini disebabkan adanya kontak langsung dari anggota tubuh yang dapat menyebarkan kuman pada kosmetik.
 

  1. Penyimpanan Kosmetik

Bila disimpan dalam tempat yang sejuk dan tertutup rapat dapat mengurangi jumlah kuman yang masuk dalam kosmetik sehingga umur kosmetik dapat lebih lama.

Nah, sebaiknya kamu juga membuang kosmetikmu jika kosmetik yang kamu punya sudah mulai berubah warna, pecah-pecah membentuk butiran, atau bila berbau. Hal ini mengindikasikan bahwa kosmetik sudah lama dan kedaluwarsa. Ingatlah, bahwa wajah lebih penting daripada tetap menggunakan kosmetik kedaluarsa yang berdampak buruk.. hihihi…