foundation vs bb cream

Foundation vs BB Cream vs CC Cream

Girls, setelah kemarin mimin membahas istilah make up, kalian juga pasti sudah tidak asing lagi dengan produk-produk kosmetik ini : Foundation vs BB Cream vs CC Cream hingga DD Cream. Tetapi apakah kamu masih merasa bingung dan tidak bisa membedakan manfaat serta kegunaan dari produk-produk tersebut ? Nah, sebelum kamu mencoba produk tersebut, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu manfaatnya sehingga ladies lebih mudah memilih yang sesuai kebutuhan. Yap hari ini mimin akan menjelaskan perbandingan foundation vs BB Cream vs CC Cream…
 

  1. Foundation

Foundation adalah alas bedak yang berbentuk cair atau ada juga yang berbentuk padat. Teksturnya yang kental dan pekat sehingga dia mampu menutupi kekurangan pada wajah dengan sangat baik. Foundation banyak digunakan untuk orang yang ingin tampil dengan tingkat make up yang tebal dan tahan lama, karena produk ini mampu membuat bedak menjadi lebih awet. Selain itu, foundation dapat melembabkan wajah yang kering dan meratakan warna kulit yang belang. Dengan berbagai jenis gradasi warna yang dapat digunakan untuk sehari-hari pada jenis kulit berbeda. Karena tingkat coverage-nya sangat tinggi, maka foundation cocok menjadi pilihan untuk Anda yang ingin pergi ke pesta atau acara formal.
 

  1. BB Cream (Blemish Balm / Beauty Balm Cream)

Konsep awal BB cream tercipta pada tahun 1950-an ketika seorang dermatologis asal Jerman bernama Dr. Christine Schrammek menciptakan salep untuk pasiennya setelah menjalani perawatan pengelupasan kulit wajah. Ternyata krim itu tidak hanya memperhalus dan melindungi kulit, namun juga menutup kemerahan pada wajah. Kemudian produk tersebut dijual dengan nama blemish balm atau BB cream.
BB cream memiliki tekstur lebih ringan dari foundation, namun lebih pekat dibandingkan pelembab berwarna. BB cream kadang mengandung SPF, namun bahan utamanya adalah antioksidan yang membantu melindungi kulit terhadap radikal bebas dan kerusakan dari polusi. Jadi, sangat cocok digunakan sehari-hari karena hasilnya sangat alami seperti tidak memakai apapun tapi mampu menutup kekurangan wajah dengan baik. Dengan kata lain fungsinya hampir sama seperti foundation tetapi formulanya lebih ringan.
 

  1. CC Cream (Color Correcting / Complexion Corrector)

Lalu, CC cream atau dikenal sebagai Color Correcting atau Complexion Corrector formulanya lebih ringan dibanding BB cream atau foundation. Sebagian besar CC cream memiliki tekstur krim lembut yang sangat ringan dan halus.
Konsep dibalik CC cream adalah menyamarkan perbedaan warna kulit pada wajah, kemerahan, dan hiperpigmentasi dengan menambahkan bahan lycopene untuk membantu mengurangi kemerahan dan memberikan nutrisi vitamin C agar wajah tampak bercahaya.
Jika Anda memiliki permasalahan wajah seperti warna kulit yang tidak rata, garis-garis halus, kerutan, atau kemerahan dan iritasi, CC cream dapat membantu & hasilnya bisa lebih efektif dibandingkan BB cream.
 

Masih Bingung Perbandingan Foundation vs BB Cream vs CC Cream?

Nah, jika kamu bingung untuk memilih memakai yang mana, mimin akan lebih dalam lagi menjelaskannya..

BB cream untuk konsumen dengan usia yang lebih muda, tidak membutuhkan koreksi warna untuk wajah, dan puas dengan pulasan tipis secara instan, serta manfaat SPF yang terkandung di dalamnya. BB cream tidak menutupi pori-pori atau memperburuk permasalahan yang ada pada kulit wajah, maupun tidak memperbaiki secara signifikan. Seorang konsultan kosmetika menyebutkan BB cream terkonsentrasi pada tujuan memperhalus.

Sementara CC cream membantu mengatasi berbagai masalah kulit wajah secara menyeluruh, seperti kemerahan atau pigmentasi, tapi tidak seberat alas bedak. Cocok untuk kulit orang yang lebih dewasa dengan kondisi yang semacam itu. Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk memaksimalkan CC cream adalah dengan menggunakannya sebagai lapisan pertama sebelum menggunakan foundation. Dengan ini, kamu dapat menampilkan warna kulit yang indah sekaligus memberikan manfaat anti-penuaan dan menjaga kelembapan.

Nah, sudah jelas kan artikel foundation vs BB cream vs CC cream kali ini?

istilah makeup

Istilah Makeup Yang Perlu Kamu Ketahui

Hai hai haii,, Setelah dari kemarin mimin bahasnya tentang beberapa pengetahuan tentang mata, hari ini mimin akan membahas istilah – istilah makeup sebelum lebih lanjut membahas jenis – jenis makeup dan tutorialnya… Hihihi…
Kalian pasti juga sering banget kan nonton tutorial makeup di Youtube, nah tapi sebenernya kalian ini paham ga apa yang mereka omongin ? Atau kalian malah bingung dengan istilah-istilah yang mereka katakan dalam menggunakan atau membicarakan makeup? Yuk langsung aja, supaya kamu ga curious lagi !
 

Istilah-Istilah Makeup

Ada beberapa istilah makeup diantaranya patchy, pigmented, glowy/dewy, greasy/oily, creasing, blend. Apa aja sih maksudnya? Simak yuk selengkapnya!
 

Pertama..

  1. Patchy

Patchy adalah istilah makeup yang menggambarkan pigmentasi yang tidak konsisten dalam suatu produk. Mimin ambil contoh yang gampang aja yaa misalnya lipstick. Kalian pasti pernah dong pake lipstick yang warnanya langsung keluar dan tebel jadi bener-bener ngecover warna bibir asli kalian? Contoh yang lagi happening banget adalah lipsticknya Kylie Jenner (top). Tapi ada juga beberapa lipstick yang warnanya gak begitu keluar dan gak ngecover seluruh bibir kita, jadi bikin bibir kita belang dan warnanya gak rata.. Nah itu yang dinamakan dengan “patchy”. Hal ini juga bisa terjadi pada Foundation, Blush, Bronzer, Contour, Highlighter dan juga Eyeshadow..

“Patchy” bisa terjadi karena produk itu sendiri ataupun kondisi kulit muka dan bibir kita yang terlalu kering. Kalo muka kalian kering banget lebih baik pakai pelembab dulu ya girls biar makeupnya lebih bagus setelah diaplikasikan.
 

Kedua..

  1. Pigmented

Pigmented ini adalah istilah makeup yang digunakan untuk menjelaskan bahwa suatu produk mengandung banyak pigmen warna yang menyebabkan warnanya sangat keluar saat di aplikasikan. Contohnya adalah Eyeshadow, kalian pasti mengharapkan warna yang kalian lihat di produk itu hasilnya akan sama kalau kalian aplikasikan. Tapi ada beberapa eyeshadow yang hasilnya akan lebih tipis dan warnanya gak keluar ini adalah contoh eyeshadow yang “kurang pigmented”. Namun, ada juga beberapa eyeshadow yang dengan hanya sekali ulas pake brush di aplikasikan pada kelopak mata memiliki warna yang sangat keluar dan tidak tipis, ini disebut “pigmented”.
Yap lagi – lagi gak cuma di eyeshadow, semua produk makeup seperti Blush, Bronzer, Highlighter, Mascara, Lipstick, Concealer, Brow Product juga menggunakan istilah ini. Semua makeup di harapkan “pigmented” karena memudahkan pengaplikasian. Tapi ada juga beberapa produk makeup yang sengaja dibuat tidak terlalu “pigmented” untuk memudahkan kita mengatur ketebelannya, salah satunya adalah produk alis.
 

Ketiga

  1. Glowy / Dewy

Apa lagi sih ini? Istilah ini biasa digunakan untuk Face Product seperti Foundation, Face Primer, dan juga Highlighter untuk menggambarkan hasil riasan yang membuat kulit kita terlihat cerah, natural dan juga sehat atau bisa juga disebut mengkilap. Karena pada dasarnya kulit sehat itu adalah kulit yang tidak terlihat kering namun terlihat cerah dan juga mengkilap.

Namun jangan salah loh “Dewy” dan “Oily” adalah hal yang sangat berbeda jauh. Riasan makeup dengan finish “Dewy/Glowy” itu membuat muka kita terlihat mengkilap beberapa area saja. Biasanya yang ditambahkan efek “Dewy/Glowy” adalah tulang pipi, tulang hidung, tulang alis, bagian atas bibir namun ada beberapa orang yang menambahkan efek ini pada dagu dan juga dahi tergantung selera kalian masing-masing aja. Untuk orang yang kulitnya berminyak akan menghindari riasan yang “Dewy/Glowy” karena akan membuat kulit mereka lebih terlihat berminyak.
 

Keempat..

  1. Greasy / Oily

Nah, kalo ini udah agak paham kan ya dari artinya… Oily ini adalah istilah yang menggambarkan kata “berminyak”. Sebenarnya kedua istilah tersebut memiliki arti yang sama, namun penggunaannya saja yang berbeda. “Greasy” biasanya digunakan untuk menggambarkan perasaan, misalnya “my foundation feels greasy”. Tapi ada juga yang menggunakan kata-kata ini untuk menggambarkan keadaan misalnya “my foundation looks greasy”.
 

Kelima..

  1. Creasing

Kemungkinan semua orang akan mengalaminya saat menggunakan makeup terutama concealer. Creasing itu keadaan dimana concealer kalian bergerak kebawah atau melting, biasanya creasing itu lebih cepat terjadi pada orang yang memiliki kulit berminyak karena sebab utama creasing adalah minyak. Hal ini menyebabkan concealer kita turun dan stuck di fine line kita dan membuat garis-garis di wajah kita sangat terlihat. Creasing gak cuma terjadi pada concealer, pada Foundation bahkan eyeshadow pun bisa terjadi. Tapi masalah ini bisa dicegah dengan menggunakan powder.
 

Terakhir..

  1. Blend

Blending adalah teknik yang sangat umum dalam menggunakan makeup, karena kita mau semua makeup kita terlihat blended. Jadi intinya istilah blend ini digunakan untuk membuat riasan makeup kita rata dan juga menyatu dengan kulit. Istilah blending sangat akrab dalam pengaplikasian eyeshadow, karena hasilnya akan lebih baik jika kita blend setiap transisi warna nya agar terlihat rapih dan juga bagus. Selain itu, pada foundation, concealer, bronzer, contour, blush, dan juga powder pun kita harus menggunakan teknik blending yang benar agar makeup kita menyatu dengan kulit. Gamau dong makeup kita terlihat menumpuk di satu tempat karena kita gak blend dengan baik?

Nah, istilah – istilah di atas merupakan istilah yang sering juga mimin dengar saat nonton tutorial di Youtube.. Gimana? Se enggaknya kalian udah sedikit ngerti donk?